Tips Training K3 Rumah Sakit

posted on 01 Sep 2015 13:39 by wowbisnisnet
K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) bagi pekerja di rumah sakit serta fasilitas medis yang lain2x perlu diperhatikan. Demikian pula penanganan segmen potensi berbahaya secara ada di bait sakit serta metode pengembangan program K3 disana perlu dijalankan, seperti misalnya asilum baik terhadap penyakit infeksi maupun non-infeksi, penanganan limbah medis, penggunaan alat pemelihara diri dan beda sebagainya. Selain lawan pekerja di fasilitas medis/klinik maupun wisma sakit, K3 pada rumah sakit saja “concern” keselamatan serta hak-hak pasien, secara masuk ke pada program patient safety.



Agar Sertifikasi K3 Depnaker pada rumah sakit siap dilaksanakan dengan cantik, maka pihak tata usaha rumah sakit kudu memahami berbagai hal secara terkait dengan K3. Training ini bermaksud menjawab permasalahan-permasalahan secara terkait K3 dalam rumah sakit, gak hanya dari segi pengelolaannya saja, walakin lebih meningkatkan profesionalisme SDM K3 secara ada di graha sakit, sehingga diharapkan para SDM K3 tersebut lebih tanggap dan kreatif di dalam implementasi K3 di rumah sakit. Secara penerapan K3 rumah sakit yang baik dan benar tersebut maka berbagai KEMAS dan KAK bisa diminimalisasi, produktivitas pegawai dapat ditingkatkan serta pada akhirnya mampu meningkatkan profit bagi rumah sakit.

Manfaat Training

Mampu mengerjakan identifikasi risiko sebagaimana faktor fisik, kimiawi serta biologis, beroperasi di rumah perih serta fasilitas medis lainnya.

Mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko mereka.

Mampu mengembangkan cadangan pencegahan, seperti merencanakan alat pelindung bangun yang diperlukan.

Bisa mengembangkan program pengamatan kesehatan yang sesuai dengan jenis telatah (“job-related”).

Memahami rencana patient safety.

& lain sebagainya.

Comment

Comment:

Tweet